MANFAATKAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI TABUNGAN KELUARGA

PELUANG  AGRIBISNIS  PEKARANGAN  RUMAH SEBAGAI BUDIDAYA BUAH-BUAHAH

 

Strategi pengembangan tanaman buah-buahan yang ada di Indonesia dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti dengan melakukan perluasan lahan (Ektensifikasi), lalu dengan cara  peningkatan teknologi  (Intensifikasi), dan  dengan cara memperbanyak keanekaragaman usaha tani di Indoneia (Diversifikasi).  Salah satu pengembangan  buah-buahan  dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan.  Pekaranagan adalah sebidang tanah di sekitar  rumah yang mudah diusahakan secara sambilan (Rahmat Rukamana, 2008). Sehingga sudah seharusnya jika mempunyai lahan pekarangan dimanfaatkan.   Karena dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang kita miliki dapat meningkatkan pendapatan keluarga.  Menurut Rahmat Rukmana (2008) karakteristik lahan pekarangan adalah sebagi berikut.

  1. Meliputi arel yang sempit atau terbatas
  2. Berisi aneaka tanaman( campuran)
  3. Terletak dengan rumah
  4. Hasil yang diperoleh digunakan untuk keperluan sendiri  (untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari)
  5. Pada umumnya tidak memerlukan modal besar

Di pedesaan lahan pekarangan yang ada dekat rumah penduduk pada umumnya sudah termanfaatkan dengan baik. Karena sudah banyak yang digunaka untuk kegiatan-kegiatan yang mendukung roda ekonomi  keluarganya, seperti digunakan untuk menanam buah, sayur-sayuran, tanaman obat keluarga, dan untuk membuka warung.  Akan tetapi  tanaman buah yang dibudidayakan oleh masyrakat di lahan pekarangan jika dilihat dari segi kualitas maupun kuantitas masih kurang, untuk itu perlu adanya pengembangan yang lebih baik untuk  meningkatkan mutu dan kualitas sehingga akan diterima pasar baik dalam negeri maupun lua negeri. Pengembangan-pengembangan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara menerapkan intensifikasi lahan pekarangan. Seperti pemilihan bibit unggul, kemudian dapat menerapkan kultur teknik yang disesuaikan dengan  kondisi tanah yang ada di lahan tersebut, lalu pengurangan jenis tanaman yang ada di lahan hal ini untuk menjaga  ketersediaan unsur hara, dan  melakukan penanganan panen dan pasca panen dengan tepat sehingga kondisi tanaman akan terjaga dengan baik.  Rahmat Rukmana (2008)  mengemukan manfaat dari penerapan teknologi  dari penerapan teknologi  yaitu sebagi berikkut ini.

  1. Memperbaiki produktifitas dan kualitas buah.
  2. Mengendalikan hama  dan penyakit secara terpadu tanpa menimbulkan damppak negatif terhadap lingkungan
  3. Memperbaiki penanganan pasca panen untuk mengurangi kehilangan hasil dan mengawetkan atau mengolah hasil
  4. Mengembalikan skala usaha kecil yang menguntungkan bagi petani

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s